10 Negara Dengan Tingkat Polusi Paling Tinggi Di Dunia
Polusi sendiri terbagi menjadi berbagai macam bentuk seperti, udara, lingkungan, suara dan lain-lain, akan tetapi polusi yang dimaksudkan dalam artikel ini merupakan polusi yang dapat merusak kesehatan Anda dalam kehidupan sehari-hari, dimana polusi ini sudah sangat berbahaya untuk lingkungan dan masyarakat yang tinggal di sekitarnya.
10. Saudi Arabia

Selain masalah industrial, hal-hal lain yang menyebabkan tingginya tingkat polusi negara ini adalah emisi kendaraan ditambah dengan lingkungannya yang kering dan terkadang muncul angin topan mengarah ke kondisi pernapasan.
9. Kanada

Kematian paus beluga sering diasosiasikan dengan tingginya tingkat polusi di negara ini yang menyebabkan paus-paus tersebut menderita kanker. Kanker itu juga dikatakan telrihat pada hewan-hewan mamalia lainnya.
8. Korea Selatan

Menyadari hal ini pemerintah Korea telah mengambil berbagai tindakan pengurangan polusi namuin tetap saja polusi menjadi salah satu masalah utama dalam negara ini. Polusi yang ada di negara ini disebabkan oleh emisi kendaraan dan asap industri.
7. Iran

Masalah polusi di Iran sudah sangatlah kental dan mencapai tingkat yang menyeranmkan, bahkan kerusakan ekologi di negara ini menyebabkan laut Caspian tercemar. Limbah pabrik dan rumah tangga menjadi pencemaran utama di lautan Caspian. Peningkatan ini juga berbanding lurus dengan jumlah pasien di rumah sakit yang mengalami masalah pernapasan.
6. Jerman

Bukti keambisiusan mereka untuk mengurangi tingkat polusi tersebut dibuktikan dengan membuat sebuah tanaman yang dapat mengurung dan mendaur polusi udara dari batu bara dan sejenisnya. Bahkan di tahun 2020, negara ini menargetkan konsumsi listrik akan berkurang sebesar 13%.
5. Jepang

Hasil polusi itu dihasilkan dari berbagai industri, perkotaan dan besarnya transportasi umum di negara ini. Walaupun kebanyakan orang menganggap polusi itu berasal dari emisi gas transportasi umum, beberapa kritikus memandang bahwa upaya pemerintah Jepang dalam mengurangi polusi sangat salah dialokasikan, bukannya ke industrial malah ke emisi gas.
4. Rusia

Polusi ini berasal dari kota industri di Rusia, dimana setiap tahunnya hampir sekitar 500 ton tembaga dan nikel, 2 juta sulfur oksida di lepaskan di udara. Masa hidup pekerja yang bekerja di pabrik juga telah diketahui mengalami penurunan sekitar 10 tahun di bandingkan orang-orang yang bekerja di bidang lainnya di Rusia.
3. India

Dikarenakan India juga merupakan salah satu negara paling berkembang, tentu perkembangan industri di negara tersebut tidak dapat terelakkan dan mengakibatkan produksi karbon dioksida yang sangat besar di negara tersebut. Bahkan anak-anak di negara ini di ekploitasi untuk bekerja di pabrik-pabrik besar dengan upah yang murah bahkan jauh dari yang Anda bayangkan.
2. United States

Hal ini tidaklah mengherankan karena denda polusi dalam negara adikuasa kepada para industri yang melanggarnya hanyalah 25.000 dollar, yakni sebuah pengeluaran yang dapat dibayarkan oleh industri-industri besar tanpa benar-benar menganggapnya sebagai kerugian paling utama.
1. Cina

Akan perkembangan yang cepat juga menghasilkan pengeluaran yang besar yakni polusi yang dihasilkan dari negara ini merupakan yang nomor satu di dunia dengan tingkat polusi gas mencapai 8,2 miliar ton setiap tahunnya. Jumlah penduduknya yang mencapai 1,3 miliar mengakibatkan polusi yang berasal dari berbagai macam konsumsi bahan bakar fosil di negara tersebut seperti transportasi, perkotaan, perkantoran, industri, dan produksi makanan.
--
Jika mencari di Internet, Beberapa dari Anda mungkin mendapatkan daftar yang berbeda dari daftar negara terpolusi di dunia di sini. Alasannya adalah pengukuran yang dilakukan mungkin berbeda, beberapa situs menyorot negara dari polusi per kapita, beberapa lainnya dari polusi lingkungan gabungan, sedangkan di sini kita menggunakan polusi udara yang dilihat karena aktivitas manusia.
Perlu diketahui bahwa Indonesia berada tidak jauh dari daftar ini khusus jika dilihat dari kota maka Jakarta akan masuk dalam daftar teratas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar